Bekasi, [ MNRTV News ] Calon Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe mengungkapkan bahwa Program 100 Juta itu adalah dana Hibah yang akan diberikan setiap tahunnya untuk RW.
Bukan melalui pengajuan proposal (Musrembang), jadi itu murni dana Hibah untuk RW yang nantinya bisa dipergunakan untuk pembangunan.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Abdul Harris Bobihoe Calon Wakil Wali Kota Bekasi pada saat silaturahmi Ke Kantor Sekretariat DPD AsMEN Kota Bekasi, Jumat (18/10/2024).
Dia menegaskan, kita tidak memberikan anggaran Rp. 500 juta, jadi yang pasti-pasti saja. “Ya, Rp 100 juta dana Hibah sudah pasti didapatkan untuk RW setiap tahunnya,” kata Abdul Harris Bobihoe asal kelahiran Gorontalo.
Harris menambahkan, bahwa RW mendapat BOP, kemudian membuat laporan nantinya pusing. Maka dari itu kami ganti dengan honor walaupun tidak besar, kita juga melihat anggaran dengan nilai 100 juta itu cukup lumayan.
“Insyaallah nantinya untuk honor ada kenaikan,” ujar Harris Bobihoe.
“Anggaran itu nantinya bisa digunakan untuk hal yang tidak memerlukan anggaran yang besar, contohnya menganti lampu penerangan lingkungan, jika yang lebih besar tentunya bisa mengunakan anggaran lain.” Menambahkan.
Tidak hanya itu, Abdul Harris Bobihoe juga menyampaikan terkait kesehatan masyarakat.
Melanjutkan, Ketua RW 02 Jaticempaka Bahtiar menanyakan permasalahan pelayanan BPJS kesehatan, bahwa untuk pendataan BPJS yang tidak mampu atau pun yang mampu semestinya di data kembali secara menyeluruh. “Karena tidak sesuai, jadi yang mampu ada yang mendapatkan pelayanan BPJS gratis juga,” ungkap dia langsung kepada Harris Bobihoe disela obrolan santai.
Harris mengatakan bahwa memang betul data itu harus sesuai, makanya dari pihak RW atau RT ditanyakan langsung kepada yang bersangkutan. “Apakah memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu atau SKTM,” tegas Harris.
Harris menekankan kedepannya memang harus lebih teliti, benar-benar memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu atau SKTM.
“Sekali lagi untuk pendataan tersebut bisa juga dilihat dari KTP, rumahnya dimana, tempat tinggalnya dimana, kan gak mungkin kalau tinggal di Perumahan Elite mendapatkan sarana BPJS gratis,” kata Harris.














































