MNRTV News, Jakarta – Kolaborasi yang tertunda hampir satu dekade akhirnya menemukan jalannya. Gloria Jessica dan Ade Govinda resmi merilis “Terbelah Jadi Dua”, sebuah lagu yang lahir dari ruang sunyi bernama pengkhianatan—tentang cinta yang tampak utuh, tetapi diam-diam retak dari dalam.
Lagu ini mengangkat sudut pandang seorang perempuan yang harus menghadapi kenyataan pahit: mencintai seseorang yang ternyata tak sepenuhnya setia. Namun, alih-alih tenggelam dalam dramatisasi luka, “Terbelah Jadi Dua” justru memilih jalan reflektif—menawarkan ruang bagi pendengarnya untuk menerima, menyembuhkan, dan perlahan berdiri kembali.
Perjalanan kolaborasi ini sendiri bukan cerita instan. Sejak pertama kali Ade Govinda mendengar suara Gloria Jessica pada 2017, ketertarikan musikal sudah terbangun. Namun, waktu baru mempertemukan keduanya kembali pada 2025, ketika visi dan frekuensi mereka akhirnya sejalan—bukan hanya dalam musik, tetapi juga dalam cara memandang kehidupan.
Secara musikal, “Terbelah Jadi Dua” menghadirkan eksplorasi yang terasa segar. Aransemen berbasis loop dengan minim drum konvensional dipadukan dengan proses mixing yang detail, menciptakan pengalaman mendengarkan yang intim—seolah-olah emosi dalam lagu ini berbisik langsung ke telinga. Tak heran jika Ade menyarankan lagu ini dinikmati lewat earphone atau headphone agar setiap lapisan rasa dapat tersampaikan utuh.
Kekuatan narasi lagu ini juga diperkuat lewat video musik garapan Bagoes Tresna. Visual bernuansa biru dan tone gelap menjadi metafora kesedihan yang perlahan mengendap. Diperankan oleh Yasamin Jasem, Daffa Saputra, Shalima Hakim, dan Handry Hartantio, cerita dalam video ini terasa semakin personal—terlebih saat Gloria Jessica tak kuasa menahan air mata di akhir proses syuting, karena kisahnya ternyata begitu dekat dengan pengalaman pribadinya.
“Terbelah Jadi Dua” bukan sekadar single. Lagu ini menjadi pintu masuk menuju album penuh bertajuk “Blue”, sebuah proyek yang menggambarkan spektrum emosi dari “feeling blue”. Menariknya, di tengah dominasi lagu-lagu mellow, album ini juga akan menghadirkan sentuhan Brit-pop sebagai bentuk eksplorasi idealisme musikal mereka.
Didukung oleh Barsena Bestandhi sebagai vocal producer, proyek ini terasa semakin matang secara artistik. Lebih dari sekadar karya, “Terbelah Jadi Dua” adalah pengingat: bahwa dalam cinta, setiap orang layak mendapatkan keutuhan—dan ketika itu tak lagi ada, keberanian untuk memilih diri sendiri adalah bentuk cinta yang paling jujur.
Kini, lagu tersebut sudah dapat dinikmati di berbagai platform digital sejak 17 April 2026, menjadi teman bagi siapa pun yang pernah merasa hatinya tak lagi utuh.














































