MNRTV NEWS, Jakarta — Ketua Umum Fast Respon Nusantara (FRN), Agus Flores, menegaskan bahwa era pelayanan publik yang lamban sudah berakhir.
Menurutnya, di tengah perkembangan zaman dan keterbukaan informasi, masyarakat membutuhkan gerakan cepat, tepat, dan nyata.
“Ini bukan zaman dulu, di mana pelayanan bisa seenaknya tidak melayani masyarakat sungguh-sungguh. Sekarang berbeda, sanksi sosial tertinggi justru ada pada masyarakat dan media sosial,” ujar Agus Flores saat ditemui di Kantor FRN, Jumat (15/8).
Agus menjelaskan, era keterbukaan yang dinikmati saat ini merupakan cita-cita luhur para pendiri bangsa. Karena itu, hadirnya Fast Respon Nusantara (FRN) menjadi wadah untuk menjawab aduan masyarakat di era digital.
Menurutnya, masyarakat Indonesia, termasuk para pelaku media sosial, sangat menaruh harapan pada gerakan yang cepat dalam menanggapi berbagai persoalan bangsa.
“Kadang saya berpikir, slow respon sudah tidak zamannya sekarang. Zaman sudah berubah, dan saat ini yang dibutuhkan adalah tindakan cepat, tepat, dan nyata,” tegas Agus Flores.
Ia juga menyoroti perubahan besar yang dibawa perkembangan media sosial. Kini, publik dapat langsung mengawasi dan memberikan penilaian melalui platform digital.
“Kebiasaan lama tidak bisa lagi diterapkan di era ini. Masyarakat dan media sosial sudah menjadi hakim tertinggi. Contoh nyata, kekuatan medsos mampu mengubah arah kebijakan dan memberi dampak besar,” tambahnya.
Lebih lanjut, Agus menekankan bahwa FRN hadir bukan sekadar organisasi, melainkan bagian dari solusi yang mengedepankan gerak cepat dan keberpihakan pada kepentingan rakyat.
“Slow Respon bukan zamannya lagi, tapi Fast Respon sudah ada di depan kelopak mata,” pungkasnya.














































