“Ketua Umum FPWI terpilih, Rukmana, S.Pd.I., CPLA, menerima surat keputusan pengangkatan dari Ketua Pembina FPWI, DR. HC. H. Qodiran, dalam prosesi pelantikan Dewan Pengurus Pusat FPWI di Hotel Dirga, Puncak, Bogor, Minggu (27/7/2025).”
MNRTV NEWS, Bogor, 27 Juli 2025 — Forum Penulis dan Wartawan Indonesia (FPWI) kembali mempertegas eksistensinya sebagai organisasi profesi wartawan yang adaptif dan progresif.
Dalam momentum penting pelantikan Dewan Pengurus Pusat (DPP) yang digelar di Hotel Dirga, Puncak, Bogor, Jawa Barat, FPWI turut menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) strategis dengan DPP DEPRINDO (Developer Properti Indonesia), Minggu (27/7).
Pelantikan ini menjadi titik balik organisasi yang telah berdiri sejak 2012 oleh Drs. CH. Robin Simanulang. Menjelang akhir 2024, estafet kepemimpinan diserahkan kepada trio muda Rukmana, S.Pd.I., CPLA; Wiratno; dan DR. HC. Sastra Suganda dengan misi memperkuat profesionalisme dan menjawab tantangan zaman.
Struktur Baru, Semangat Baru
Surat Keputusan yang dibacakan langsung oleh Ketua Pembina FPWI, DR. HC. H. Qodiran, menetapkan susunan pengurus baru yang mencerminkan kombinasi antara semangat muda dan pengalaman. Rukmana resmi dilantik sebagai Ketua Umum FPWI, didampingi DR. HC. Sastra Suganda sebagai Wakil Ketua Umum, Ilyas, S.Pd.I. sebagai Sekretaris Jenderal, serta Wiratno sebagai Bendahara Umum.
Jajaran pengurus lainnya antara lain Diantoro KL, Moh. Aditya Prabowo, S.H., Abdul Haris, Mangatur, Ridho Iradata, Ilham, Riswanto, S.H., M.H., Nuriman, Sutarno, Ratno, Aan Antoni, Toha Yahya, Moh. Cahyadi, Suparman, Wahidin, dan Rahmah Fadilah.
Pesan Ketua Umum: Profesionalisme dan Kesejahteraan
Dalam sambutan perdananya, Rukmana menegaskan pentingnya kolaborasi profesional di tengah arus perubahan media. “DPP FPWI harus membangun sinergi untuk menciptakan organisasi yang profesional. Prinsip ini saya pelajari dari DEPRINDO dan akan saya terapkan di sini,” tegasnya.
Ia juga mengutip pesan pendiri FPWI: “Wartawan harus hidup dari profesinya.” Prinsip ini, lanjutnya, menjadi fondasi dalam membangun organisasi yang kuat dan berdaya saing.
Rukmana juga menyinggung pentingnya kesetaraan antar organisasi profesi pers. “Dewan Pers harus berlaku adil. Semua organisasi profesi wartawan harus dianggap mitra dalam menjaga kebebasan berpendapat dan reformasi demokrasi,” tegasnya di hadapan tamu undangan.
MoU Strategis FPWI–DEPRINDO: Pers dan Properti Berkolaborasi
Usai pelantikan, FPWI dan DPP DEPRINDO menandatangani MoU sebagai bentuk komitmen kolaborasi antara dunia media dan dunia usaha properti. Kolaborasi ini akan difokuskan pada penyebaran edukasi publik seputar kepemilikan rumah serta penguatan ekonomi masyarakat.
Ketua Umum DEPRINDO, Moh. Aditya Prabowo, S.H., menyampaikan bahwa media sangat dibutuhkan untuk mengedukasi masyarakat dan mengawal komunikasi dengan pemerintah. “Kepemilikan rumah adalah bagian dari kedaulatan rakyat. Kita ingin menumbuhkan kesadaran sejak muda agar tidak terus-menerus bergantung pada pola sewa,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan pembangunan 3 juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. “Baru 250.000 unit yang terealisasi tahun lalu, dan tahun ini ditargetkan 350.000 unit. Ini bukan angka yang mudah dicapai tanpa kolaborasi lintas sektor,” jelas Aditya.
Simbol Persatuan, Pesan Kebangsaan
Mengakhiri rangkaian acara, Pembina FPWI, DR. HC. H. Qodiran mengajak seluruh peserta menyanyikan lagu “Satu Nusa Satu Bangsa” sebagai lambang kebersamaan dalam membangun bangsa. “Kita mulai dari keprihatinan, lalu bangun bersama dengan semangat kebersamaan menuju kesejahteraan,” ucapnya penuh semangat.














































