MNRTV NEWS, Banyuwangi – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kadiyono, memimpin panen raya padi di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kelas IIA Banyuwangi yang berlokasi di Kelurahan Pakis.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi 13 Program Akselerasi Kementerian Hukum dan HAM di bidang Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang mendukung agenda swasembada pangan nasional sesuai arahan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Panen berlangsung di lahan seluas 2 hektare dengan estimasi hasil mencapai 6–7 ton gabah. Proses penanaman hingga panen melibatkan lima warga binaan yang telah lolos seleksi Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP).
Kadiyono menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, namun juga menjadi media pembinaan positif bagi warga binaan.
Kalapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menjelaskan bahwa varietas padi yang ditanam adalah Impari 32, dipilih karena adaptif dan mudah perawatannya.
Pemilihan benih dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi untuk memastikan hasil optimal.
Keberhasilan panen ini turut didukung oleh berbagai pihak, termasuk Pemkab Banyuwangi, TNI, Polri, dan stakeholder terkait. Kegiatan ini menjadi contoh nyata pengelolaan SAE yang produktif dan berkelanjutan dalam membina narapidana serta memberikan kontribusi kepada masyarakat.














































