MNRTV News – Sudah dua bulan sejak banjir dan longsor di Sumatera berdampak pada 3 provinsi, yaki Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Berbagai upaya perbaikan tengah dilakukan oleh pemerintah maupun relawan bersama dengan warga, salah satunya terkait akses jalan.
Banjir dan tanah longsor yang terjadi pada akhir November 2025 lalu itu tak hanya merusak warga, tetapi juga fasilitas umum hingga jalan.
Dua bulan pascabanjir, akses jalan menuju Kabupaten Gayo Lues pun masih menjadi salah satu yang perlu diperhatikan.
Terbaru, influencer sekaligus relawan dengan Nabilla Shavira mengunggah kondisi terkini jalan menuju Desa Uyem Beriring di Kabupaten Gayo Lues.
Jalan Sempit karena Tanah Amblas
Dalam video yang diunggahnya, kondisi jalan raya yang dilewati saat menuju Gayo Lues hanya menyisakan setengahya, karena sebagian lain amblas.
Pembatas jalan hanya sederhana, yakni sebilah bambu di tepi jalan aspal.
“Banjir udah 2 bulan lalu, tapi imbasnya masih sampai sekarang. Satu-satunya akses darat menuju salah satu desa di Gayo Lues, kondisinya seperti ini per 3 Februari 2026,” tulisnya dalam keterangan video di akun @biawarrd, dikutip pada Rabu, 4 Februari 2026.
Ia juga berharap dalam fase transisi pemulihan, rehabilitasi dan infastruktur harus terus didorong karena jalan tersebut merupakan akses untuk warga.
Masa Pemulihan Pascabencana Menjelang Ramadan
Sementara dalam video lainnya, ia membagikan momen kebersamaan dengan anak-anak Gayo Lues.
Sambil bermain dan membagikan Iqro’, anak-anak tersebut mengungkapkan harapannya saat Ramadan tiba.
“Kalau ditanya harapan bulan Ramadan mereka apa? Banyaknya jawab, ‘Mau bisa puasa full’ dengan lantang,” tulisnya.
“Aku pingin nanti bulan puasa kembali lagi masjid kami,” tutur salah satu anak Desa Uyem Beriring.
Sementara salah satu anak lainnya berharap bahwa kampungnya bisa kembali pulih seperti semula.
Pemulihan Pascabencana di Gayo Lues
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan bahwa pemulihan pascabencana di Kabupaten Gayo Lues tengah dikebut dan berjalan dengan baik.
Meski berada di kawasan dataran tinggi, distribusi bantuan logistik lancar, harga pokok stabil, dan perlahan pelayanan pada masyarakat mulai pulih.
BNPB juga menyebut bahwa sebanyak 2.659 unit huntara akan dan telah dibangun di 20 titik yang tersebar di 7 kecamatan di Kabupaten Gayo Lues.
Pembangunan huntara bagi warga terdampak bencana di Gayo Lues ditarrgetkan bisa selesai sebelum Ramadan tiba.
Selain huntara, pemulihan jalan untuk mempermudah akses darat juga menjadi prioritas pemerintah.***













































