MNRTV NEWS, Banjarmasin — Dewan Pengurus Cabang (DPC) Pemuda Tani Indonesia (PTI) Kota Banjarmasin bersama Dewan Pengurus Daerah (DPD) PTI Kalimantan Selatan menggelar pertemuan silaturahmi dan koordinasi strategis dengan Pembina PTI Kalimantan Selatan, H. Syamsul Bahri, R.S.Ag., S.H., M.Pd.
Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban ini bertujuan mengevaluasi program yang sedang berjalan sekaligus merumuskan arah strategis organisasi ke depan, terutama dalam mengoptimalkan potensi pertanian perkotaan (urban farming) di wilayah Banjarmasin.
Kehadiran jajaran DPC PTI Kota Banjarmasin dan DPD PTI Kalimantan Selatan disambut hangat oleh H. Syamsul Bahri, yang didampingi Sekretaris DPD PTI Kalimantan Selatan, Agus Kurniawan, S.H.. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam menyelaraskan visi dan misi organisasi untuk memperkuat peran Pemuda Tani dalam pembangunan pertanian berkelanjutan.
Salah satu fokus utama pembahasan adalah program Aquaponik, yang akan dijalankan bersama Politeknik Hasnur. Program ini mendapat dukungan penuh dari Pembina karena dinilai inovatif dan relevan dalam menjawab tantangan pertanian modern serta meningkatkan ketahanan pangan lokal di tingkat perkotaan.
Selain itu, DPC PTI Kota Banjarmasin juga memaparkan rencana program kerja tahun 2026, yang akan dijalankan bersama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Banjarmasin. Kolaborasi ini diharapkan dapat mengintegrasikan program PTI dengan kebijakan pemerintah daerah agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
Dalam arahannya, H. Syamsul Bahri menegaskan pentingnya menjadikan Aquaponik dan kerjasama lintas sektor sebagai prioritas utama. Ia mendorong agar DPC PTI Banjarmasin menjadi agen perubahan di sektor pertanian, dengan langkah nyata yang berdampak jangka panjang.
Silaturahmi ini ditutup dengan komitmen bersama untuk segera menindaklanjuti arahan Pembina dan mematangkan persiapan program 2026 sebagai wujud nyata peran Pemuda Tani dalam memajukan sektor pertanian lokal di Banjarmasin dan Kalimantan Selatan.














































