MNRTV NEWS, Jakarta – Ketua Umum Perkumpulan Wartawan (PW) Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri, Agus Flores, menginstruksikan seluruh wartawan FRN untuk meliput aktivitas pertambangan di daerah masing-masing. Selasa (26/8/2025).
Instruksi ini menjadi langkah nyata untuk mengawasi penegakan hukum sekaligus memastikan program Presiden Prabowo Subianto dalam pemberantasan tambang ilegal benar-benar dijalankan.
“Saya instruksikan wartawan FRN agar membuat berita tambang di daerahnya masing-masing. Ini untuk menguji apakah penegakan hukum berjalan atau justru program Presiden tidak dijalankan,” tegas Agus Flores.
Agus menambahkan, FRN menerapkan aturan tegas dalam penulisan berita. Liputan hanya boleh menyoroti lokasi dan kondisi tambang, tanpa menyebutkan nama oknum maupun perusahaan.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan bahwa FRN akan memberi sanksi keras bagi anggotanya yang kedapatan bermain di sektor tambang ilegal.
“Siapa pun wartawan FRN yang terbukti ikut bermain dalam tambang, langsung saya keluarkan dari keanggotaan. FRN sangat tegas dan konsisten mendukung Presiden Prabowo dalam pemberantasan tambang ilegal,” tegas Agus Flores.
Menurutnya, wartawan FRN harus berdiri di garis depan dalam mengawal kebijakan Presiden, sekaligus menjadi mitra kritis aparat penegak hukum agar negara tidak kalah dengan praktik tambang ilegal yang merugikan masyarakat serta lingkungan.
“FRN berdiri untuk bangsa dan negara. Kami tidak akan memberi ruang bagi anggota yang mencederai perjuangan ini,” pungkasnya.














































