MNRTV NEWS, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Irjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8/2025).
Pelantikan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 118/TPA Tahun 2025 tentang pemberhentian dan pengangkatan dari dan dalam jabatan pimpinan tinggi utama di lingkungan BNN.
Irjen Suyudi Ario Seto sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Banten. Dengan jabatan barunya, ia dipercaya memimpin lembaga yang menjadi garda terdepan dalam pemberantasan narkoba di Indonesia.
“Demi Allah saya bersumpah akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Suyudi saat mengucapkan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo.
Kepala Badan Lain yang Dilantik
Selain Kepala BNN, Presiden Prabowo juga melantik sejumlah pejabat lain untuk menempati posisi strategis di beberapa lembaga negara, yaitu:
1. Laksamana Madya TNI (Purn) Didit Herdiawan Ashaf sebagai Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.
2. Darwin Trisna Jawaitana sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.
3. Suhajar Diantoro sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.
4. Brian Yuliarto sebagai Kepala Badan Industri Mineral.
5. Eddy Hartono sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).
Latar Belakang Suyudi Ario Seto
Irjen Pol Suyudi Ario Seto dikenal memiliki rekam jejak panjang di kepolisian. Sebelum menjabat Kapolda Banten, ia pernah menduduki sejumlah posisi penting di jajaran Polri, termasuk di bidang reserse. Pengalaman panjangnya di bidang penegakan hukum diharapkan dapat memperkuat peran BNN dalam memerangi peredaran narkoba yang kian kompleks.
Pelantikan ini menandai komitmen Presiden Prabowo untuk memperkuat institusi strategis dalam menghadapi tantangan nasional, mulai dari pemberantasan narkotika, penanggulangan terorisme, hingga pengelolaan sumber daya dan kawasan strategis.














































