MNRTV NEWS, Demak – Suasana khidmat dan penuh keberkahan menyelimuti acara Sholawat dan Doa Bersama untuk keselamatan dan kemajuan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang diselenggarakan di Kabupaten Demak.
Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan kiai, ulama kharismatik, dan tokoh masyarakat dari berbagai pondok pesantren serta lembaga keagamaan di wilayah Demak.
Acara tersebut menjadi momentum spiritual penting dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79, serta sebagai bentuk dukungan moral dan spiritual dari para ulama untuk Polri agar tetap tegar, Presisi, dan amanah dalam menjalankan tugas melindungi serta mengayomi masyarakat.
Beberapa tokoh yang hadir dalam acara tersebut antara lain:
1. KH. Muhammad Asyiq – Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kab. Demak
2. KH. DR. A. Arief Cholil, MA – Pengasuh Pesantren Alfattaah Demak
3. KH. Munawar Sujud – Pengasuh Pesantren As Sujuudiyyah Demak
4. K. M. Ismail Fahmi, AH – Pengasuh Pesantren Nurul Hikmah Demak
5. KH. M. Aminudin Mas’udi – Ketua PCNU Kab. Demak
6. KH. Ahmad Anas Hamdan, M.Si – Pengasuh Pesantren Al Amanah Bonang
7. KH. Mahfudh – Pengasuh Ponpes Rohmatullah
8. KH. Baidlowi Misbah – Pengasuh Ponpes Al Hidayat
9. KH. Mukromin – Pengasuh Ponpes Langgar Wali
10. KH. Ali Subhan Ahmad, AH – Pengasuh Ponpes Al Barokatul Qur’an
11. KH. M. Alawi Mas’udi – Wakil Rois PCNU Kab. Demak
12. KH. Nur Halim, M.Si – Katib Syuriyah PCNU Kab. Demak
13. KH. Masykuri Abdullah, AH., M.Pd.I – Pengasuh Pesantren Raudlatul Jannah Wedung
14. K. Arief Luqman Hakim – Pengasuh Ponpes Al Istiqomah
15. K. Ali Masyhar – Pengasuh Ponpes Al Ishlah
16. KH. Adlan Noor, AH – Pengasuh Ponpes Sabilul Huda Wonosalam
17. KH. Abdul Rosyid – Ketua Komisi Fatwa MUI Kab. Demak
18. Drs. H. Wakiyo, M.Kn., M.Si – Ketua PD IPHI Kab. Demak
Ketua Pelaksana sekaligus Ketua Umum PW FRN Counter Polri, Agus Flores mengatakan bahwa selain para tokoh tersebut, acara juga dihadiri oleh seluruh Ketua MUI Kecamatan, Rois Syuriyah MWC NU, dan Ketua MWC NU se-Kabupaten Demak yang berjumlah lebih dari 40 kecamatan, di antaranya Kecamatan Demak, Bonang, Wedung, Mijen, Karanganyar, Gajah, Wonosalam, Dempet, Kebonagung, Karangawen, Mranggen, Sayung, Karangtengah, dan Guntur.
Acara dibuka dengan pembacaan sholawat nabi, dilanjutkan doa bersama, dan tausiyah dari para ulama. Para kiai menyampaikan harapan agar Polri selalu mendapat perlindungan dan kekuatan dalam menjaga keutuhan NKRI, serta menjadi pelindung masyarakat yang adil dan amanah.
Ketua Umum PW Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri, Agus Flores, yang turut hadir dan menjadi inisiator kegiatan ini, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran para ulama besar dalam acara ini.
“Ini membuktikan bahwa Polri tidak sendiri. Doa dan restu para ulama sangat penting bagi keberhasilan tugas Polri di lapangan,” ungkap Agus Flores, Senin (23/6/2025).
Acara ini juga menjadi simbol harmoni antara ulama dan umara, antara kekuatan spiritual dan kekuatan struktural demi terciptanya Indonesia yang aman, damai, dan penuh berkah.














































