MNRTV NEWS, Demak – Menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Polres Demak bersama Perkumpulan Wartawan Fast Respon menggelar doa bersama untuk negeri, Sabtu malam (21/6), bertempat di pelataran Masjid Agung Demak.
Acara ini menjadi bentuk sinergi spiritual antara unsur kepolisian, jurnalis, tokoh agama, dan masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pejabat Utama Polres Demak, jajaran Forkopimda, serta sejumlah ulama dan tokoh agama terkemuka di wilayah Kabupaten Demak.
Kapolres Demak, AKBP Ari Cahya Nugraha, menyampaikan bahwa acara ini merupakan ungkapan rasa syukur serta upaya memohon perlindungan dan kelancaran dalam menyongsong peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada 1 Juli mendatang.
“Doa untuk negeri ini adalah wujud rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala bimbingan dan rahmat-Nya bagi keluarga besar Polri dan insan pers dalam melayani masyarakat dan negara,” ujar AKBP Ari.
Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa tema “Polri Untuk Masyarakat” bukan sekadar semboyan, melainkan komitmen nyata untuk menghadirkan Polri yang presisi, inklusif, dan humanis di tengah masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antara kepolisian, media, dan masyarakat. Doa dan harapan pun dipanjatkan agar seluruh rangkaian Hari Bhayangkara berjalan lancar serta membawa berkah bagi negeri.
Menambah kekhidmatan, tausiyah disampaikan oleh KH. Budi Harjono dari Semarang yang menekankan pentingnya menjaga ukhuwah dan keteladanan moral dalam membangun bangsa. Lantunan sholawat dari Hadroh Masalul Huda turut menambah syahdu suasana malam penuh doa tersebut.
Takmir Masjid Agung Demak, Wigunadi (65), menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Doa bersama ini sangat positif. Kami berharap Polri semakin dicintai masyarakat dan selalu diberi kelancaran dalam menjalankan tugas,” ungkapnya.
Dengan nuansa religius yang hangat dan penuh khidmat, kegiatan ini menjadi simbol sinergitas yang harmonis antara aparat keamanan, tokoh agama, media, dan masyarakat dalam menjaga kedamaian dan keberkahan negeri.














































