MNRTV NEWS, Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin Sidang Kabinet Paripurna ke-8 di Ruang Sidang Kabinet, Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (6/8).
Sidang ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian 10 bulan pertama pemerintahan Kabinet Merah Putih, yang dinilai telah menunjukkan kemajuan signifikan.
Dalam pengantarnya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada jajaran kabinet atas kinerja yang dinilai solid, kompak, dan mampu mengeksekusi berbagai strategi nasional dengan baik.
“Dalam waktu yang masih singkat, banyak sekali yang telah kita capai. Strategi-strategi yang sudah saya canangkan, ternyata mulai terasa dan terlihat bahwa strategi kita benar. Kita berada di arah yang benar, kita berada di azimut kompas yang benar,” ujar Presiden Prabowo dengan penuh keyakinan.
Sorotan Utama Program Prioritas Pemerintah:
1. Swasembada Pangan
Cadangan stok beras nasional mencapai 4,2 juta ton, tertinggi dalam sejarah Indonesia. Ini menjadi langkah monumental dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
2. Swasembada Energi
Pemerintah mencatat peningkatan signifikan dalam jumlah proyek energi nasional, yang berkontribusi pada penguatan sektor energi dan pengurangan ketergantungan impor.
3. Makan Bergizi Gratis
Hingga awal Agustus, sebanyak 17 juta penerima manfaat – terdiri dari anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui – menerima makan bergizi gratis setiap hari.
4. Sekolah Rakyat
Program ini menargetkan 15.000 siswa dari kalangan anak putus sekolah atau yang berpotensi putus sekolah, sebagai bagian dari pemerataan akses pendidikan.
5. Koperasi Desa Merah Putih
Telah diluncurkan sebanyak 80.081 koperasi desa yang menjadi tulang punggung penguatan ekonomi kerakyatan di level akar rumput.
6. Cek Kesehatan Gratis
Sudah lebih dari 17 juta warga memanfaatkan layanan ini. Pemerintah juga merencanakan pembangunan rumah sakit di setiap kabupaten untuk menjamin pemerataan pelayanan kesehatan.
7. Program 3 Juta Rumah Subsidi
Peluncuran besar-besaran program ini akan dimulai September 2025, disertai inovasi baru berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan.
Penutup
Sidang Kabinet Paripurna ini menunjukkan bahwa dalam kurun waktu 10 bulan, pemerintahan Presiden Prabowo telah menetapkan fondasi kebijakan yang kuat, berorientasi rakyat, dan berdampak luas. Evaluasi ini diharapkan menjadi pemicu semangat untuk terus bergerak maju menuju Indonesia yang mandiri dan sejahtera.














































