MNRTV NEWS, Bekasi – Forum Asistensi Media Nasional (AsMEN) kembali menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kualitas jurnalisme di Indonesia. Bekerja sama dengan Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) melalui Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) FIKOM UPDM (B), AsMEN menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan 61 pada 7–8 Agustus 2025.
Kegiatan ini berlangsung di Studio AsMEN, Jalan Puncak Cikunir No. 14, Jakasampurna, Bekasi Barat, dan diikuti oleh 26 wartawan dari berbagai media nasional dan lokal, termasuk media daring tirto.id.
UKW kali ini mengangkat tema “Menguatkan Pers Indonesia Lebih Baik”, yang mencerminkan upaya serius dalam mendorong profesionalisme dan integritas wartawan di tengah tantangan arus informasi digital.
Ketua Umum AsMEN, Nurkholis, CPLA, menjelaskan bahwa UKW ini bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun wartawan yang berkualitas.
“Kami ingin para wartawan di bawah naungan AsMEN tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi benar-benar menguasai kompetensi jurnalistik secara profesional,” ujar Nurkholis.
Sementara itu, Ketua Departemen Pendidikan dan Pelatihan AsMEN, Moh Hatta Tahir, menyatakan bahwa sertifikasi kompetensi akan berdampak langsung terhadap kepercayaan diri wartawan serta kredibilitas media tempat mereka bernaung.
UKW ini dijadwalkan dibuka oleh Anggota DPR RI Komisi VII, H. Achmad Daeng Se’re, dan akan dihadiri unsur Forkopimda Kota Bekasi. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan dari pemerintah daerah dalam penguatan kapasitas insan pers.
AsMEN sendiri mengusung tiga program utama dalam kiprahnya, yaitu:
Pendidikan dan pelatihan
Ekonomi dan koperasi
Sosial melalui program AsMEN Peduli
Dengan ratusan media yang tergabung dari berbagai daerah di Indonesia, AsMEN kini menjadi kekuatan kolektif yang aktif berperan dalam ekosistem pers nasional.
Melalui pelaksanaan UKW ini, AsMEN menegaskan kembali bahwa pers yang profesional dan berintegritas adalah pondasi penting dalam menjaga kualitas demokrasi dan keterbukaan informasi di Indonesia.














































