MNRTV NEWS, Batam – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal Polisi (Purn.) Budi Gunawan, menyampaikan apresiasi Presiden Prabowo Subianto atas keberhasilan tim gabungan Desk Pemberantasan Narkoba dalam menggagalkan penyelundupan 2 ton sabu—pengungkapan terbesar dalam sejarah Indonesia.
Dalam acara pemusnahan 2,1 ton barang bukti sabu di Batam, Menko Polkam menekankan pentingnya sinergi lintas instansi dalam pemberantasan narkoba. Pembentukan Desk Pemberantasan Narkoba dimaksudkan untuk memperkuat koordinasi dan respons cepat antar lembaga seperti TNI AL, BNN, dan Bea Cukai.
“Ini bukti kerja panjang, senyap, dan berani dari seluruh tim. Kolaborasi kuat ini harus terus dioptimalkan,” ujarnya.
Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, menegaskan komitmen penuh AL mendukung pemberantasan narkoba lewat jalur laut. Kepala BNN, Komjen. Pol. Marthinus Hukom, mengapresiasi kerja sama semua pihak dan menekankan bahwa pengungkapan ini adalah awal untuk membongkar jaringan sindikat yang lebih luas.
Menko Polkam juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam memerangi narkoba sebagai wujud transparansi dan komitmen negara menyelamatkan generasi bangsa.













































