Bekasi, [ MNRTV News ] Gubernur DKI Jakarta terpilih, Pramono Anung, menerima kunjungan Wali Kota Bekasi terpilih, Tri Adhianto, di kediamannya di Cipete, Jakarta Selatan, pada Senin (3/2).
Pertemuan tersebut membahas berbagai isu strategis yang berkaitan dengan hubungan kedua wilayah, termasuk integrasi transportasi, pengelolaan sampah, dan penanganan air limbah.
Salah satu isu utama yang disoroti dalam pertemuan ini adalah kemacetan di perbatasan Jakarta-Bekasi, yang selama ini menjadi tantangan besar bagi mobilitas warga.
Sebagai solusi, kedua pemimpin membahas rencana pembangunan flyover di Bantargebang, yang diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.
“Kami menyambut baik kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dan Kota Bekasi dalam mengatasi permasalahan transportasi. Integrasi moda transportasi yang lebih baik akan menjadi prioritas, sehingga mobilitas warga semakin lancar,” ujar Tri Adhianto, Senin (3/2).
Sejalan dengan hal tersebut, Pramono Anung menegaskan pentingnya kerja sama antarwilayah dalam menyelesaikan masalah perkotaan.
Menurutnya, kemacetan bukan hanya tanggung jawab satu daerah, tetapi harus ditangani secara lintas wilayah dengan koordinasi yang lebih solid.
“Kemacetan dan pengelolaan sampah adalah tantangan yang harus diselesaikan bersama. Jakarta dan Bekasi harus memperkuat sinergi guna menemukan solusi jangka panjang yang efektif,” ungkap Pramono Anung.
Selain transportasi, pertemuan ini juga membahas pengelolaan sampah dan air limbah. Dengan volume sampah yang tinggi di kedua daerah, Pramono dan Tri sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam penerapan teknologi pengolahan sampah yang lebih ramah lingkungan.
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan limbah.
Pertemuan ini menjadi langkah awal dari kolaborasi lebih erat antara DKI Jakarta dan Kota Bekasi dalam menciptakan kebijakan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Dengan koordinasi yang lebih baik, berbagai tantangan perkotaan di kedua wilayah diharapkan dapat diatasi secara lebih efektif dan berkelanjutan.