Kutacane, [ MNRTV News ] Dalam upaya memperkuat semangat kebersamaan dan pemulihan, Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Mashudi menggelar acara buka puasa bersama warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kutacane, Rabu (13/3).
Acara tersebut turut dihadiri anggota Komisi XIII DPR RI, Teuku Ibrahim, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kutacane. Mereka duduk lesehan bersama warga binaan di lapangan kecil yang juga digunakan sebagai tempat tidur akibat keterbatasan ruang hunian.
Suasana religius begitu terasa dengan lantunan sholawat yang menggema di seluruh area lapas. Ratusan warga binaan turut berdoa bersama dalam momen tersebut.
Komitmen Relokasi Lapas Kutacane
Dalam kesempatan itu, Mashudi kembali menegaskan rencana relokasi Lapas Kutacane ke lokasi yang lebih luas. Proses pemindahan ini diharapkan dapat terealisasi tahun ini dengan dukungan hibah tanah dari Bupati Aceh Tenggara.
Hal ini turut mendapat dukungan penuh dari Teuku Ibrahim, yang merupakan putra daerah Aceh.
Kebersamaan dan Kepedulian
Sebagai bentuk kebersamaan, Mashudi bahkan sempat bertukar tempat makan dengan warga binaan. Ia memastikan bahwa menu yang disantap oleh dirinya dan rombongan sama dengan yang dikonsumsi para warga binaan.
Sebelum berbuka puasa, seorang warga binaan menyampaikan tausyiah, mengajak rekan-rekannya untuk menjalani masa pidana dengan baik.
“Semoga kita menjadi manusia yang lebih baik di bulan Ramadan ini,” ujarnya.
Setelah berbuka, Mashudi, Teuku Ibrahim, dan Forkopimda melaksanakan salat Magrib berjamaah serta makan malam bersama warga binaan.
Pemulihan Pascapelarian Warga Binaan
Mashudi juga menegaskan bahwa situasi di Lapas Kutacane semakin stabil, meskipun proses pemulihan masih berlangsung.
Sementara itu, keluarga dan masyarakat terus berdatangan untuk mengantarkan kembali warga binaan yang sempat melarikan diri. Mashudi menegaskan bahwa tidak akan ada sanksi fisik bagi mereka yang kembali secara sukarela.
“Saya jaminannya,” tegasnya saat menerima seorang warga binaan yang dikembalikan oleh keluarganya.
Dengan pendekatan humanis ini, diharapkan proses pemulihan di Lapas Kutacane dapat berjalan dengan baik dan menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi para warga binaan.