Bekasi, [ MNRTV News ] Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengunjungi keluarga dua korban meninggal akibat sengatan listrik pasca banjir yang melanda wilayah Kota Bekasi. Korban pertama merupakan warga Kelurahan Teluk Pucung, sementara korban kedua berasal dari Kelurahan Duren Jaya, (9/3).
Kunjungan pertama dilakukan ke rumah duka Almh. Rizky Nasywa Aqillah, seorang mahasiswi Universitas Sahid Jakarta yang tinggal di Jl. Bougenvile, RT 05/29, Blok 5, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara.
Tri Adhianto mendengarkan langsung kronologi kejadian dari kedua orang tua korban.
Menurut penuturan ayahnya, insiden bermula saat ia memasang pompa air pasca banjir. Tanpa disadari, pompa tersebut meledak dan menyebabkan sengatan listrik.
Ketika mencoba mencabut aliran listrik, ia tersengat, diikuti oleh istrinya, dan terakhir putrinya, Rizky Nasywa. Meski kedua orang tua korban selamat, Rizky akhirnya menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Primaya Utara.
Korban kedua, Alm. Indra Wijaya (42), warga Perumahan Duren Jaya, meninggal dunia setelah tersengat listrik saat membantu membersihkan lumpur di area lapangan RW. Indra sempat terpeleset dan secara refleks berpegangan pada tiang listrik yang ternyata masih dialiri arus.
Ia segera dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong. Almarhum meninggalkan seorang putra dan putri yang masih balita.
Menanggapi kejadian ini, Wali Kota Bekasi menegaskan pentingnya evaluasi sistem kelistrikan untuk mencegah insiden serupa di masa depan. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat melakukan pembersihan pasca banjir.
“Kami akan berkoordinasi untuk memastikan tidak ada lagi kejadian seperti ini. Saya harap keluarga korban bisa tabah menghadapi musibah ini, dan masyarakat Bekasi lebih berhati-hati dalam menghadapi dampak banjir,” ujar Tri Adhianto.
Pemerintah Kota Bekasi berjanji akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keselamatan warga, terutama dalam hal keamanan listrik di wilayah terdampak banjir.