Banjarmasin, [ MNRTV News ] Habib Muchdar Hasan Assegaf menyatakan dukungannya terhadap Dewan Adat Banjar (DAB) di bawah kepemimpinan H. Kasmili.
Hal ini ia sampaikan dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama DAB Kalimantan Selatan di Grand Qin Hotel, Banjarbaru, Minggu (23/03/2025).
Menurutnya, keberadaan DAB sangat penting dalam menjaga dan melestarikan budaya serta adat istiadat suku Banjar. Ia menyoroti tantangan modernisasi yang membuat generasi muda semakin jauh dari budaya asli mereka.
“Mereka harus memahami adat suku sendiri. Jangan sampai orang luar yang lebih memahami budaya Banjar, sementara generasi muda kita justru terhanyut oleh budaya asing,” ujarnya.
Habib Muchdar berharap DAB dapat menjadi jembatan bagi generasi muda dalam mengenal dan menghargai warisan leluhur, termasuk ajaran Syech Muhammad Al-Banjari, seorang ulama besar yang dikenal di tingkat dunia.
Meski bukan keturunan asli Banjar, Habib Muchdar merasa memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat Banjar setelah tinggal di Banjarmasin selama lebih dari 25 tahun. Istrinya berasal dari Kandangan, yang semakin menguatkan ikatannya dengan budaya Banjar.
Selain aktif dalam pelestarian budaya, Habib Muchdar juga memiliki pengalaman 15 tahun di Arutmin dalam pengamanan aset perusahaan serta membentuk lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk mencegah konflik antara warga dan pengusaha.
Ia juga mengenang perannya dalam pemindahan 318 makam di Senakin, yang mencerminkan kepeduliannya terhadap warisan sejarah dan penghormatan kepada leluhur.
Melalui dukungannya terhadap DAB, Habib Muchdar berharap generasi muda dapat memahami, menghargai, dan menjaga identitas budaya mereka di tengah arus globalisasi yang semakin deras.
(Lala – Banjarbaru)