Bekasi, [ MNRTV News ] Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perhubungan menggelar inspeksi kesiapan angkutan Lebaran 1446 H. Kegiatan ini dimulai dari Plaza Pemerintah Kota Bekasi dan berlanjut ke beberapa titik pantauan strategis.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, memastikan bahwa angkutan mudik tahun ini dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat.
Bersama Kapolres Metro Bekasi Kota dan Kasdim 0507 Bekasi, Wali Kota meninjau tiga lokasi utama, yaitu Galian SPAM depan Lagoon, Posko PAM Ketupat Jaya Sumber Arta, dan Posko PAM Ketupat Jaya Stasiun Bekasi.
“Inspeksi ini penting untuk memastikan kesiapan angkutan dan jalur mudik agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman. Harapannya, mereka bisa pergi dan kembali ke Kota Bekasi dengan selamat,” ujar Tri Adhianto, (21/2)
Inspeksi ini mencakup pengecekan sarana dan prasarana, kesiapan petugas, serta kelayakan kendaraan. Jalur mudik juga menjadi perhatian utama, terutama dalam mengantisipasi kondisi jalan berlubang dan titik rawan kemacetan.
“Di setiap titik di Kota Bekasi telah disiapkan posko jalur mudik dengan dukungan Operasi Ketupat Jaya yang melibatkan Polres Metro Bekasi Kota, Kodim 0507 Bekasi, serta instansi terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan lainnya,” jelas Wali Kota.
Sebagai bagian dari Operasi Ketupat Jaya, apel siaga yang digelar di Plaza Patriot Candrabhaga pada Kamis (20/3) melibatkan 941 petugas gabungan. Mereka akan ditempatkan di tujuh posko untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran.
“Pemerintah memastikan kesiapan infrastruktur jalan, kesehatan pengemudi, serta fasilitas pendukung seperti rambu lalu lintas dan penerangan jalan. Dengan kesiapan ini, pemudik dapat melakukan perjalanan dengan lancar dan kembali dalam keadaan selamat,” tegas Tri Adhianto.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bekasi juga meninjau proyek galian SPAM di Kalimalang, yang merupakan proyek strategis nasional. Ia memanggil pihak pelaksana proyek untuk meminta kepastian mengenai target penyelesaian pekerjaan.
“Saya berharap pengerjaan ini bisa selesai sebelum malam takbiran agar jalur dapat digunakan oleh kendaraan roda dua dan roda empat,” ungkapnya.
Tri Adhianto menyayangkan lambatnya pengerjaan proyek ini, mengingat jadwal Hari Raya Idul Fitri seharusnya sudah dipertimbangkan sejak awal. Ia menekankan bahwa kemacetan di ruas Kalimalang akibat proyek ini dapat semakin memperparah kepadatan arus mudik jika tidak segera diselesaikan.