Bangli, [ MNRTV News ] Produk hasil karya warga binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli, seperti tahu, tempe, dan berbagai sayuran segar, laris diserbu pembeli dalam kegiatan pasar murah yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangli.
Acara yang digelar di halaman kantor Kemenag pada Kamis (20/3) ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Pasar murah ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau sekaligus mendukung pemberdayaan warga binaan melalui program ketahanan pangan. Berbagai produk olahan tahu, tempe, serta sayuran seperti asparagus, pokcoy, dan sawi yang dibudidayakan di kebun Lapas, menarik perhatian pengunjung.
Kepala Lapas Narkotika Bangli, Marulye Simbolon, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung program ekonomi produktif bagi warga binaan. “Kami ingin memastikan bahwa hasil karya mereka dapat bermanfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi bagian dari proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial,” ujarnya.
Salah satu pengunjung, Ibu Sari, mengaku senang bisa membeli produk berkualitas dengan harga terjangkau. “Harganya murah, kualitasnya bagus, dan saya juga ikut mendukung program pembinaan ini,” katanya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi 13 program akselerasi pemasyarakatan yang mendorong kemandirian warga binaan. Selain memberikan manfaat ekonomi, program ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara warga binaan dan masyarakat serta mengurangi stigma sosial terhadap mantan narapidana.