Jakarta, [ MNRTV News ] Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, akan ditutup sementara untuk penyeberangan ke Gilimanuk, Bali, pada 28 Maret 2025. Namun, rute sebaliknya dari Gilimanuk ke Banyuwangi tetap dibuka.
Penutupan ini dilakukan dalam rangka peringatan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri, guna mengantisipasi lonjakan kendaraan yang berpotensi menyebabkan kepadatan di Pelabuhan Gilimanuk.
Antisipasi Kepadatan Arus Mudik
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menyampaikan hal ini saat hadir dalam Podcast Selamat Detik Pagi pada Selasa (12/3). Ia menjelaskan bahwa kepadatan kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk menjadi perhatian utama menjelang libur panjang tersebut.
Selain itu, dalam rangka Operasi Ketupat 2025, Kakorlantas Polri juga mengantisipasi lonjakan arus mudik dan arus balik Lebaran, termasuk kesiapan jalan tol, rest area, pelabuhan di seluruh Indonesia, serta kawasan wisata.
“Kami terus memantau titik-titik rawan kepadatan, termasuk wisata dan pelabuhan. Misalnya di Batu, parkir harus luas dan tertata rapi, begitu juga di Pelabuhan Tanjung Perak yang perlu penataan lebih baik untuk mengurai kemacetan,” ujar Irjen Agus.
Dedikasi untuk Keselamatan Pemudik
Dalam podcast tersebut, sang host sempat menyinggung kapan Kakorlantas beristirahat, mengingat kegiatannya yang terus turun ke lapangan.
Irjen Agus menjawab dengan tegas bahwa kesuksesan Operasi Ketupat demi keselamatan masyarakat adalah prioritas utama.
“Keselamatan pemudik harus diutamakan. Jika lelah atau mengantuk, pengemudi harus istirahat. Ingat, keluarga menunggu di kampung halaman,” pesan Irjen Agus.
Dengan persiapan matang dan koordinasi berbagai pihak, diharapkan arus mudik Lebaran 2025 dapat berjalan lancar dan aman bagi seluruh masyarakat. (Agus Flores)