Jakarta, [ MNRTV News ] Kodim 0505/Jakarta Timur terus berupaya meningkatkan mutu gizi bagi siswa, balita, dan ibu hamil melalui Program Sentra Pangan dan Pemberian Gizi (SPPG) Dapur Khusus.
Saat ini, jumlah dapur khusus yang beroperasi meningkat menjadi 15 unit, dengan total distribusi mencapai 44.753 porsi makanan bergizi setiap hari.
Pasiter Kodim 0505/JT, Mayor Inf Supriyatno, menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk memastikan seluruh siswa di wilayah Jakarta Timur mendapatkan asupan gizi yang cukup dan seimbang.
“Kami bersama jajaran Koramil, Danramil, serta Babinsa berkomitmen untuk terus menyediakan makanan sehat dan bergizi bagi para siswa, balita, serta ibu hamil. Peningkatan jumlah dapur khusus ini adalah langkah nyata untuk memperluas jangkauan distribusi makanan bergizi,” ujar Mayor Supriyatno dalam keterangannya, Selasa (25/2/2025).
Distribusi di Lima Kecamatan
Distribusi makanan bergizi dilakukan setiap hari, Senin hingga Jumat, dengan cakupan lima kecamatan di Jakarta Timur. Berikut rincian dapur khusus dan jumlah penerima manfaat:
1. Cakung – Yayasan Salman Peduli Berkarya: 3.059 siswa di 13 sekolah
2. Penggilingan-1 – Yayasan Mora Perkasa: 3.127 siswa di 7 sekolah
3. Penggilingan-2 – Yayasan Mora Perkasa: 3.235 siswa di 10 sekolah
4. Ciracas-1 – Yayasan Assalam Cilacap: 3.050 siswa di 12 sekolah
5. Ciracas-2 – Yayasan Aksi Rumah Inspirasi: 3.067 siswa di 9 sekolah
6. Ciracas Rambutan – Yayasan Rempah Pangan Indonesia: 3.314 siswa di 12 sekolah
7. Ciracas-4 – Yayasan Maju Bersama Tujuh Delapan Blora: 3.471 siswa di 7 sekolah
8. Pulogadung-1 – Yayasan Mora Perkasa: 3.219 siswa di 15 sekolah
9. Pulogadung-2 – Yayasan Mora Perkasa: 3.100 siswa di 8 sekolah
10. Pulogadung-3 – Yayasan Mora Perkasa: 3.242 siswa di 13 sekolah
11. Pulogadung-4 – Yayasan Mora Perkasa: 3.282 siswa di 12 sekolah
12. Pulogadung-5 – Yayasan Srikandi Berkah Mandiri: 3.009 siswa di 10 sekolah
13. Lanud Halim Perdanakusuma – Yayasan Adi Upaya: 3.492 siswa di 7 sekolah
14. Kramat Jati – Yayasan Hasanah Rohman Rohim: (Sementara tidak beroperasi)
15. Duren Sawit – Yayasan Peleton Cafe Buaran: 3.086 siswa di 10 sekolah
Total penerima manfaat mencapai 44.691 siswa, ditambah 62 porsi untuk guru sebagai sampel uji kelayakan makanan.
Proses Distribusi dalam Dua Gelombang
Distribusi makanan dilakukan dalam dua gelombang untuk memastikan ketepatan waktu dan kualitas makanan:
Gelombang 1:
• 19.00 WIB – Persiapan
• 02.00 WIB – Memasak
• 06.00 WIB – Pemorsian
• 08.00 WIB – Pendistribusian
Gelombang 2:
• 19.00 WIB – Persiapan
• 05.00 WIB – Memasak
• 08.00 WIB – Pemorsian
• 10.00 WIB – Pendistribusian ke sekolah
Mayor Supriyatno menegaskan bahwa Kodim 0505/JT bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional dan SPPG Dapur Khusus untuk terus meningkatkan pelayanan distribusi makanan bergizi. Pihaknya juga berupaya mencari lokasi tambahan yang layak untuk dapur khusus agar program ini bisa mencakup lebih banyak wilayah di Jakarta Timur.
“Kami ingin memastikan bahwa semua anak di Jakarta Timur, terutama dari keluarga kurang mampu, mendapatkan asupan gizi yang cukup. Dengan dukungan berbagai pihak, kami berharap program ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas,” pungkasnya.