Jakarta, [ MNRTV News ] Forum Insinyur Muda Persatuan Insinyur Indonesia (FIM PII) menggelar Temu Nasional di Arion Suites Hotel Kemang, Jakarta Selatan, pada 22-23 Februari 2025. Acara ini menjadi wadah bagi para insinyur muda untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.
FIM PII merupakan bagian dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII), organisasi yang menghimpun para insinyur berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran.
Forum ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas insinyur muda di bidang teknik, sains, dan terapan bagi kemajuan bangsa.
Temu Nasional FIM PII dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya:
1. Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Ir. Diana Kusumastuti, M.T
2. Kepala Biro Pengelolaan Kinerja dan Kerjasama Kementerian UMKM, Ir. Bastian, MBA
3. Dr. Ir. Faizal Addin Achmad, ST., MT., IPM., ASEAN Eng., Direktur Operasi Nindya Beton
4. Ir. Andira Reoputra, Dipl., MAURP., IPU, Direktur Utama Pemuda Sarana Jaya
5. Prima Kharisma, S.Si., M.Sc., Ph.D., Direktur Teknologi dan Pengembangan PT. PINDAD (Persero)
6. Ir. Raymond Naldi Rasfuldi, IPM
Ketua Umum FIM PII, Ir. Haudhi Ramdayuza, S.T., IPM., ASEAN Eng., menegaskan bahwa insinyur muda harus siap membangun negeri dan berkontribusi aktif dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
“Sejak awal berdirinya FIM PII, kita harus mempersiapkan para insinyur muda agar bahu-membahu dalam membangun negeri tercinta, Indonesia,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Forum Insinyur Indonesia PII Kalimantan Selatan, Ir. Nanang Elva Julianoor Putra, S.ST, MT., menyampaikan komitmennya untuk mendukung program pembangunan nasional yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Kami menegaskan dukungan penuh terhadap program-program pemerintahan yang bertujuan membangun negeri serta membantu masyarakat luas,” jelasnya.
Dalam acara ini, FIM PII Kalimantan Selatan mengirimkan perwakilan yang terdiri dari:
1. Ir. Nanang Elva Julianoor Putra, S.ST, MT
2. Ir. Sasmalini, S.T, M.T
3. Ir. Trie Rezky Novianti, S.ST, M.T
4. Ir. Hasvivaldi Azwardhana, S.T, M.T
5. Muhammad Nanda, S.T
6. Dinar Krisdianto, S.T
Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Agus Taufik Mulyono, MT., IPU, Guru Besar Fakultas Teknik Sipil Universitas Gadjah Mada, menekankan pentingnya peran FIM PII sebagai agen perubahan.
“FIM PII harus kita dukung karena merupakan lembaga yang menjadi agen perubahan menuju Indonesia Emas. Insinyur muda harus kreatif dan inovatif,” tutupnya.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, FIM PII diharapkan terus berkontribusi dalam memperkuat pembangunan nasional dan meningkatkan daya saing insinyur muda Indonesia.