Jakarta, [ MNRTV News ] Setelah meraih sukses besar di Indonesia, film horor “Danyang: Mahar Tukar Nyawa” siap tayang serentak di Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Film yang diproduksi oleh Castle Film Production ini menghadirkan ketegangan, unsur budaya Jawa, serta pesan moral yang mendalam.
Dibintangi oleh aktor ternama seperti Iqi Rabbani, Bhisma Mulia, Wulan Guritno, Sahila Hisyam, Mathias Muchus, Egi Fedly, Agla Artalidia, dan Rian d’Masiv, film ini menyajikan alur cerita yang menegangkan dan sarat makna.
Ketegangan dan Pesan Moral dalam Cerita
Film ini mengisahkan perjalanan Galang (Bhisma Mulia), seorang pria yang ingin mendapatkan restu dari orang tua kekasihnya, Resti (Sahila Hisyam).
Namun, karena mengalami penolakan, ia memilih jalan pesugihan demi meraih impiannya. Keputusan ini membawa konsekuensi mengerikan yang mengancam hidupnya dan orang-orang di sekitarnya. Dengan kehadiran sosok mistis Danyang—makhluk penjaga tempat sakral—cerita semakin menegangkan dan menggugah emosi.
Selain memberikan pengalaman horor yang mencekam, film ini juga menyampaikan pesan moral yang kuat tentang bahaya mengorbankan nilai-nilai moral demi mencapai tujuan instan. Karakter yang diperankan oleh Wulan Guritno menggambarkan betapa besar pengorbanan seorang ibu dalam melindungi orang yang dicintainya.
Budaya Jawa dalam Layar Lebar
“Danyang: Mahar Tukar Nyawa” tidak hanya menyajikan horor, tetapi juga memperkenalkan budaya Jawa kepada penonton internasional. Film ini mengangkat kepercayaan masyarakat Jawa terhadap Danyang, sosok yang dipercaya sebagai penjaga tempat-tempat sakral seperti pohon, gunung, dan desa. Konsep ini memberikan sentuhan khas yang membedakan film ini dari horor konvensional lainnya.
Ekspansi ke Pasar Internasional
Dalam konferensi pers pada 18 Februari 2025, para produser film, termasuk Rofiq Ashari (produser eksekutif), Baiq Diana Susilawaty (produser eksekutif), dan Aburizal Biladina (produser), mengumumkan bahwa film ini akan dirilis serentak di Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.
“Kami ingin menghadirkan karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkenalkan budaya Indonesia di kancah internasional. Negara-negara serumpun memiliki kedekatan budaya dengan Indonesia, sehingga kami berharap film ini bisa diterima dengan baik oleh penonton di sana,” ujar Rofiq Ashari.
Selain menyasar pecinta horor, film ini juga diharapkan dapat menjadi pengobat rindu bagi masyarakat Indonesia yang tinggal di Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.
Dengan sentuhan budaya yang kaya, kisah horor yang menegangkan, dan pesan moral yang mendalam, “Danyang: Mahar Tukar Nyawa” siap memberikan pengalaman sinematik yang tak terlupakan bagi penonton dikawasan Asia Tenggara.