Jakarta, [ MNRTV News ] Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan, memahami makna shalat, serta merenungkan kebesaran Allah SWT.
Hal ini pula yang mendasari warga Rusun Pulo Jahe Tower untuk menggelar peringatan Isra Mi’raj sebagai peristiwa penting dalam sejarah Islam, di mana Rasulullah SAW menerima perintah shalat langsung dari Allah SWT.
Bertempat di Masjid Al Muqarrobin, Rusun Pulo Jahe Tower, Sabtu malam (15/2), acara ini dihadiri ratusan jamaah dan mendapat dukungan dari UPRS VII. Acara semakin istimewa dengan kehadiran dai kondang Habib Syaugi Bin Haidar Al Habsyi serta KH Munzir Tamam, S.Sos.
Gema Takbir dan Kajian Islami
Gema takbir dan sholawat berkumandang dengan syahdu, menciptakan suasana penuh kedamaian. Dalam ceramahnya, Habib Syaugi Bin Haidar Al Habsyi mengangkat tema tentang hutang piutang dalam Islam.
Beliau menegaskan bahwa Islam melarang seseorang meninggal dalam keadaan masih memiliki hutang, karena dapat menjadi beban di akhirat.
“Barangsiapa yang mati dalam keadaan masih memiliki hutang satu dinar atau satu dirham, maka hutang tersebut akan dilunasi dengan kebaikannya (di hari kiamat nanti), karena di sana (di akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham.” (HR. Ibnu Majah),” ujar Habib Syaugi.
Habib juga mengingatkan pentingnya melunasi hutang segera jika seseorang memiliki kemampuan finansial.
“Sebelum kita menjadi orang-orang yang zalim, segeralah lunasi hutang. Apalagi jika kita memiliki kemampuan untuk membayarnya, jangan ditunda dan jangan biarkan hutang menumpuk dalam hidup kita,” tambahnya.
Suasana Penuh Kebersamaan
Acara ditutup dengan makan bersama para jamaah, menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban. Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk saling bermaafan, mengingat sebentar lagi akan memasuki bulan suci Ramadan.
Menurut Ketua DKM Masjid Al Muqarrobin, Ustaz Rahmad, peringatan Isra Mi’raj ini menjadi momen istimewa karena merupakan kali pertama diadakan sejak warga menempati Rusun Pulo Jahe Tower.
“Warga di sini baru satu tahun menempati rusun ini, sementara masjid baru mulai melaksanakan shalat Jumat sekitar enam bulan lalu. Jadi, kami semua benar-benar memulai dari nol dalam memakmurkan masjid ini,” ujar Ustaz Rahmad.
Peringatan Isra Mi’raj ini menjadi simbol persatuan dan kebersamaan warga, sekaligus semangat untuk menjadikan Masjid Al Muqarrobin sebagai pusat kegiatan keagamaan di lingkungan Rusun Pulo Jahe Tower.
(DdG/Yd)