Kab Bekasi, [ MNRTV News ] Penjabat (Pj.) Bupati Bekasi, Dr. Drs. H. Dedy Supriyadi, M.M., bersama Letkol Inf Danang W, S.I.P., Dandim 0509/Kab. Bekasi, meninjau langsung lokasi yang terdampak bencana angin puting beliung di Kampung Buwek Pangkalan Cepe, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Senin, 10 Februari 2025.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengecek kondisi warga yang terdampak serta memastikan distribusi bantuan berjalan lancar.
Dalam kesempatan itu, hadir pula sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda Kabupaten Bekasi, termasuk Mayor Czi Sali (Danramil 01/Tambun), Sumardi, S.I.P., M.M. (Pj. Kepala Desa Sumberjaya), Nur Chaidir (Kadisperkim Kabupaten Bekasi), Ibu Catur (Koordinator Bantuan Keuangan Masyarakat), Aminulloh (Kepala Baznas Kabupaten Bekasi), dan Hasan Basri (Dinas Sosial Kabupaten Bekasi).
Setibanya di lokasi, Pj. Kepala Desa Sumberjaya, Sumardi, memberikan laporan terkini terkait situasi pascabencana. Ia menyampaikan terima kasih atas bantuan yang telah disalurkan oleh BPBD dan Basarnas, serta melaporkan bahwa sekitar 1.520 jiwa terdampak bencana tersebut.
Mengingat cuaca yang tidak menentu, kami berharap semuanya dapat tuntas dalam satu minggu ke depan,” ujar Pj. Bupati.
Sementara itu, Dandim 0509/Kab. Bekasi, Letkol Inf Danang W, menekankan pentingnya gotong royong dalam menghadapi bencana. “Situasi ini mengingatkan kita akan budaya gotong royong. Saya akan mengerahkan seluruh jajaran, bahkan jika perlu, batalyon, untuk memperbaiki rumah warga sebelum bulan puasa,” jelasnya.
Setelah sambutan, dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis kepada korban yang rumahnya mengalami kerusakan berat. Pj. Bupati Bekasi dan Dandim 0509 juga meninjau langsung lokasi terdampak untuk memantau kondisi rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung.
Usai kunjungan, Pj. Bupati Bekasi mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap kondisi rumah mereka, terutama bagian atap yang rawan roboh, dan mengingatkan pentingnya mematuhi aturan keselamatan untuk menghindari risiko lebih lanjut.