Cirebon, [ MNRTV News ] Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, melakukan kunjungan ke SMA Negeri 7 Cirebon pada Jumat (7/2/2025). Namun, setelah acara tersebut, dua siswi dari sekolah tersebut secara tiba-tiba menghampiri Dedi dan mengungkapkan masalah serius mengenai bantuan pendidikan Program Indonesia Pintar (PIP).
Dalam percakapan yang direkam dan diunggah di Instagram @dedimulyadi71, salah satu siswi mengeluhkan bahwa PIP yang mereka terima dipotong sejumlah Rp 250.000. “PIP kita diambil, dipotong. PIP sumbangan dari partai,” ujar siswi tersebut.
Dedi langsung memberikan klarifikasi bahwa bantuan PIP bukanlah sumbangan dari partai politik, melainkan dana yang diberikan pemerintah untuk mendukung pendidikan siswa dari keluarga kurang mampu.
Dedi yang tampak terkejut dengan pengakuan itu pun menggali lebih lanjut mengenai bagaimana proses pemotongan dilakukan.
“Jadi bantuan dari pemerintah yang seharusnya Rp 1,8 juta per tahun, dipotong begitu saja?” tanya Dedi.
Siswi tersebut membenarkan dan menjelaskan bahwa pemotongan dilakukan tanpa pemberitahuan yang jelas.
Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa buku tabungan, ATM, dan PIN yang seharusnya pribadi, justru ada di pihak sekolah.
“PIN kan harusnya rahasia, kenapa bisa dikuasai pihak sekolah?” tambah Dedi yang merasa heran.
Selain soal pemotongan PIP, dua siswi tersebut juga menyebutkan adanya pungutan yang dipatok untuk sumbangan masjid sebesar Rp 150.000, meski bersifat infak. Dedi langsung meminta informasi lebih lanjut dan nomor WhatsApp siswi tersebut untuk memantau dan menindaklanjuti masalah ini.
Sementara itu, Dedi memastikan akan menyelidiki lebih dalam permasalahan ini dan meminta pihak sekolah untuk transparan dalam pengelolaan bantuan pendidikan yang seharusnya menjadi hak siswa. Ini menjadi pengingat penting bahwa transparansi dan pengawasan yang ketat terhadap dana bantuan pendidikan harus terus dijaga, agar tidak ada pihak yang dirugikan.
Kasus ini menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat, media, dan pihak berwenang dalam mengawasi penyaluran bantuan pendidikan adalah hal yang sangat penting.
Pemerintah perlu memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak manapun.