Jakarta, [ MNRTV News ] Dalam upaya mendukung Program Makan Bergizi (MBG), Koramil 03/Pasar Rebo bersama Dapur Khusus Babinsa mengawal pendistribusian 6.112 porsi makanan bergizi ke 24 sekolah di wilayah Kecamatan Pasar Rebo dan Kecamatan Ciracas, Selasa (4/2/2025).
Distribusi makanan ini dilakukan melalui dua dapur khusus, yaitu Yayasan Aslam Cilacap Ciracas yang menyalurkan 3.092 porsi, serta Dapur Khusus Susukan dengan 2.945 porsi.
Penerima manfaat terdiri dari siswa PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK, serta balita dan ibu hamil di Posyandu.
Rincian Pendistribusian MBG
Penanggung jawab Yayasan Aslam Cilacap Ciracas, Herdara Hananti, mengungkapkan bahwa MBG didistribusikan ke 13 lembaga pendidikan dengan total 3.078 siswa penerima manfaat. SMAN 58 Jakarta menjadi sekolah dengan jumlah penerima terbanyak, yakni 899 porsi.
Sementara itu, dari Dapur Khusus Susukan Ciracas, Agung Riano Riaditya menjelaskan bahwa makanan bergizi ini disalurkan ke 11 sekolah, dengan total 3.034 siswa sebagai penerima manfaat. SMPN 174 Jakarta menjadi penerima terbanyak dari dapur ini dengan 719 porsi.
Pendistribusian yang dikawal oleh Babinsa Koramil Pasar Rebo dan Ciracas berlangsung lancar hingga ke sekolah-sekolah tujuan. Setiap siswa, balita, dan ibu hamil di Posyandu menerima paket makanan bergizi yang terdiri dari nasi, telur orak-arik, sayur tumis buncis, tempe goreng, dan buah pisang.
Komitmen TNI dalam Pemenuhan Gizi Anak
Danramil Pasar Rebo, Mayor Inf Nawawi Afandi, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian TNI, khususnya Koramil Pasar Rebo dan Ciracas, dalam memenuhi kebutuhan gizi siswa, balita, dan ibu hamil di wilayah tersebut.
“Melalui Program MBG ini, kami berharap anak-anak lebih semangat dalam belajar dan memiliki keseimbangan antara pendidikan serta pemenuhan gizi yang cukup. Dengan begitu, mereka dapat tumbuh lebih sehat dan cerdas,” ujarnya.
Kolaborasi antara Koramil Pasar Rebo dan Badan Gizi Nasional melalui Dapur Khusus Susukan Ciracas diharapkan dapat terus berlanjut guna mendukung kualitas pendidikan dan kesehatan anak-anak di wilayah Jakarta Timur.
Sumber: Pendim 0505/JT