Jakarta [ MNRTV News ] Pers, dalam konteks yang lebih luas, merujuk pada media massa yang berperan dalam penyampaian informasi kepada publik.
Sebagai sebuah produk, Pers menyajikan informasi mengenai berbagai peristiwa dan isu yang terjadi di sekitar kita. Informasi ini membantu masyarakat untuk memahami dan mengikuti perkembangan yang terjadi.
Pers juga berperan sebagai media pendidikan dengan memberikan pengetahuan dan wawasan kepada masyarakat. Melalui artikel, berita, dan fitur lainnya, pers dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai berbagai topik.
Pers juga menyediakan hiburan bagi masyarakat. Artikel ringan, cerita, dan gambar dapat menjadi sarana hiburan yang menyegarkan.
Pers juga dapat berfungsi sebagai lembaga ekonomi, terutama media massa yang memiliki aspek bisnis dalam operasionalnya. Iklan dan langganan menjadi sumber pendapatan bagi media massa.
Pers memiliki peran penting dalam melakukan kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah dan tindakan-tindakan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang berkuasa. Melalui berita dan investigasi, pers dapat mengungkap kebenaran dan mendorong terciptanya transparansi.
Jadi Hari Pers Untuk Siapa ?
Pers sebagai sebuah produk memiliki etika yang harus dijunjung tinggi meliputi kebenaran, akurasi, objektivitas, dan tanggung jawab terkait akan penyebaran berita bohong atau hoaks yang semakin masif.
Lantas, Bagaimna dengan Jurnalis atau Wartawan?
Individu – individu yang melakukan kegiatan jurnalistik. Bertugas untuk mencari, mengumpulkan, mengolah, dan menyajikan informasi kepada publik melalui berbagai media massa, seperti surat kabar, majalah, radio, televisi, video hingga media online.
Jurnalis harus mampu mencari dan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber, seperti wawancara dengan narasumber, observasi langsung di lapangan, atau riset dari berbagai dokumen dan data.
Jurnalis bertugas untuk menulis dan menyajikan berita yang akurat, jelas, dan menarik bagi publik. Mereka harus mampu menggunakan bahasa yang baik dan mudah dipahami, serta mengikuti kaidah jurnalistik yang berlaku.
Jurnalis juga melakukan investigasi untuk mengungkap fakta-fakta yang tersembunyi atau kebenaran yang belum terungkap. Investigasi ini membutuhkan ketelitian, kehati-hatian, dan keberanian.
Jurnalis harus menjunjung tinggi etika jurnalistik dalam menjalankan tugasnya. Mereka harus menjaga kerahasiaan narasumber, tidak menyebarkan berita bohong atau hoaks, serta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum atau norma-norma yang berlaku.
Pentingnya Hari Jurnalis Indonesia !?
Kualifikasi dan Keterampilan Jurnalis Profesional, memiliki Kemampuan Menulis yang Baik: Kemampuan Berkomunikasi yang Efektif: Kemampuan Menguasai Teknologi: Pengetahuan yang Luas: serta Integritas dan Objektivitas.
Di era digital saat ini, jurnalis menghadapi berbagai tantangan. Namun, di sisi lain, era digital juga membuka peluang baru bagi jurnalis, seperti munculnya media online, media sosial, dan platformCitizen Journalism.
Bagaimana pula dengan kehadiran Jurnalis Video di era digitalisasi saat ini !?
Jurnalis video, seorang profesional media yang menggunakan video sebagai media utama untuk menyampaikan berita dan informasi kepada publik.
Mereka menggabungkan keterampilan jurnalistik dengan kemampuan teknis dalam pembuatan video untuk menghasilkan konten yang informatif, menarik, dan relevan.
Oleh karenanya, Jurnalis video harus memiliki kemampuan teknis dalam menggunakan kamera, mikrofon, peralatan pencahayaan, dan perangkat lunak penyuntingan video. Agar bisa menjadi Jurnalis Video Berita, Dokumenter dan Feature. Terlebih dengan terus mengembangkan keterampilan dan beradaptasi dengan perubahan teknologi, jurnalis video memiliki peluang besar untuk sukses di era digital.
Video Jurnalisme Produk Jurnalistik
Yuppp.., video jurnalisme bentuk jurnalistik yang menggunakan video sebagai media utama untuk menyampaikan berita dan informasi kepada publik.
Video jurnalisme memenuhi definisi produk jurnalistik karena menyajikan informasi dan berita dalam bentuk video yang kemudian disebarluaskan melalui media massa, baik media konvensional seperti televisi maupun media baru seperti platform online dan media sosial.
Dan Video Jurnalisme dapat mencakup Video Berita, Opini dan Feature. Video jurnalisme adalah produk jurnalistik yang sah dan semakin penting di era digital saat ini.
Aliansi Jurnalis Video (AJV)
Menyambut Hari Jurnalis Video Indonesia ke 5 Tahun 2025, setiap tanggal 2 Februari, semakin menguatkan Aliansi Jurnalis Video (AJV) memiliki peran yang sangat penting di republik ini.
Terlebih Era digital telah mengubah cara masyarakat mengonsumsi informasi. Konten video menjadi semakin populer dan banyak diminati. AJV hadir untuk memenuhi kebutuhan ini dengan menyediakan wadah bagi jurnalis video untuk mengembangkan kemampuan dan jaringan mereka.
Dan di era digital, penyebaran berita palsu atau disinformasi menjadi concern dari Aliansi Jurnalis Video untuk menyajikan informasi yang akurat dan terpercaya.
AJV membantu jurnalis video untuk beradaptasi dengan perubahan teknologi ini dengan menyediakan pelatihan tentang penggunaan Teknologi Baru, Digital Marketing dan Platform Media Sosial.
AJV menekankan pentingnya etika jurnalistik dalam pembuatan video berita. Organisasi ini memberikan panduan dan pelatihan tentang etika jurnalistik kepada anggotanya, sehingga masyarakat dapat mempercayai informasi yang disampaikan oleh jurnalis video.
AJV menyediakan platform bagi jurnalis video untuk berkolaborasi dan membangun jaringan. Ini memungkinkan mereka untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan sumber daya, sehingga dapat meningkatkan kualitas jurnalisme video secara keseluruhan.
Diusianya, kelima tahun Aliansi Jurnalis Video memainkan peran yang sangat penting di era digital saat ini, untuk mengembangkan kemampuan, beradaptasi dengan perubahan teknologi, dan menjaga etika jurnalistik, dan berkontribusi pada peningkatan kualitas jurnalisme video dan membantu masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya,***(DdB/YD)