Solo, [ MNRTV News ] Perjuangan Tim Nasional Indonesia di Piala AFF 2024 harus berakhir lebih awal setelah kalah tipis 0-1 dari Filipina dalam laga terakhir Grup B yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo.
Kekalahan ini memastikan langkah Garuda terhenti di fase grup, sebuah hasil yang mengecewakan mengingat ekspektasi tinggi dari para pendukung.
Pertandingan berlangsung panas sejak menit pertama. Babak pertama menyajikan duel intens dengan total 16 pelanggaran yang tercatat oleh wasit. Dalam atmosfer penuh tensi, empat kartu kuning dan satu kartu merah dikeluarkan, membuat laga semakin menegangkan.
Insiden terbesar terjadi ketika Muhammad Ferrari, bek muda berbakat, diganjar kartu merah setelah dinilai melakukan pelanggaran keras berupa sikutan kepada pemain Filipina di dalam kotak penalti.
Keputusan ini membuat Indonesia harus bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama, situasi yang menguntungkan The Azkals untuk terus menekan.
Meski tampil dominan dalam penguasaan bola, Indonesia kesulitan menembus rapatnya pertahanan Filipina. Gol semata wayang dalam pertandingan ini tercipta dari Tendangan pinalti yang membuat Garuda harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari turnamen bergengsi Asia Tenggara ini.
Evaluasi dan Harapan ke Depan
Kegagalan ini menjadi momentum penting bagi skuad asuhan Shin Tae-yong untuk melakukan evaluasi mendalam. Meski langkah di Piala AFF 2024 telah berakhir, fokus kini diarahkan ke ajang-ajang mendatang, termasuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan pembenahan tim di masa depan.
Dukungan penuh dari masyarakat Indonesia tetap menjadi semangat bagi para pemain untuk bangkit dan meraih prestasi yang lebih baik. Perjalanan mungkin terhenti di Piala AFF, tetapi mimpi Garuda masih terus terbang tinggi di kompetisi internasional lainnya.
Kus