Jakarta, [ MNRTV News ] Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, segera mencari sosok pengganti untuk mengisi posisi Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. Langkah ini diambil setelah Maulana Habiburrahman, yang lebih dikenal sebagai Gus Miftah, secara resmi mengundurkan diri dari jabatan tersebut.
Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo menyampaikan penghargaan yang mendalam atas dedikasi Gus Miftah selama menjabat. “Kontribusi beliau dalam mempererat kerukunan antar umat beragama serta mendukung pembinaan sarana keagamaan sangatlah berharga. Kita mengucapkan terima kasih atas pengabdian beliau dan berharap yang terbaik untuk masa depannya,” ujar Presiden Prabowo.
Saat ini, Presiden tengah mempertimbangkan sejumlah nama yang dinilai memiliki integritas, pengalaman, dan kemampuan yang mumpuni dalam menjaga nilai-nilai toleransi dan keberagaman di Indonesia.
Pengganti Gus Miftah diharapkan mampu melanjutkan program yang telah berjalan, sembari membawa inovasi dalam menciptakan keharmonisan kehidupan beragama.
Posisi Utusan Khusus Presiden di bidang ini memegang peranan strategis, terutama dalam menjembatani hubungan antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat. Dengan tantangan keagamaan yang dinamis di Indonesia, sosok yang akan ditunjuk nantinya diharapkan mampu menghadirkan pendekatan inklusif yang memperkuat persatuan bangsa.
Pencarian calon pengganti akan dilakukan secara selektif, dengan mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak, termasuk tokoh agama, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya. Presiden menegaskan, “Indonesia adalah negara yang besar dan beragam. Kita memerlukan figur yang dapat menjaga harmoni, membawa pesan perdamaian, dan memperkuat kepercayaan antar umat.”
Lebih lanjut, pengumuman resmi terkait pengganti Gus Miftah akan disampaikan dalam waktu dekat. Pemerintah memastikan proses ini berjalan transparan dan profesional demi melanjutkan visi besar bangsa Indonesia dalam bidang kerukunan beragama.