Bekasi, [ MNRTV News ] Mushola Ar-Rohman dengan penuh kebersamaan mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di halaman mushola RT 02 RW 04, Jatibening Baru, Bekasi.
Acara yang dihadiri oleh Lurah Jatibening, Babinsa, Ketua RT 02, Ketua RW 04, para ustad, alim ulama, dan jamaah Mushola Ar-Rohman ini berlangsung dengan khidmat. Acara ini juga menghadirkan penceramah utama, Habib Saleh bin Hasyim Alidrus. Sabtu (19/10/2024).
Alhamdulillah, Azhar Rohman ketua RT 02 peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW terlaksana dengan lancar. Ini semua berkat dukungan warga RT 02 dan para ibu-ibu PKK yang ikut serta menyukseskan acara, serta partisipasi dari para donatur. Lebih dari 600 warga menghadiri acara ini, menunjukkan antusiasme masyarakat untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Dalam sambutannya, Lurah Jatibening Baru, Bapak Badru Tama, menyampaikan pesan penting kepada para jamaah, khususnya orang tua, untuk lebih menjaga dan mengawasi anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam hal-hal yang negatif, seperti tawuran. Ia mengingatkan, kejadian tawuran remaja yang terjadi di Jatimakmur baru-baru ini menjadi perhatian serius. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama Ketua RT dan RW, untuk lebih memperkuat keamanan lingkungan.
RT 02 yang padat penduduk, dengan lebih dari 600 warga, memerlukan pengawasan ekstra untuk memastikan ketertiban dan keamanan. Lurah Jatibening juga mengapresiasi Mushola Ar-Rohman yang terus menjalankan kegiatan rutin, seperti pengajian Al-Quran dan kajian tauhid. Kegiatan-kegiatan ini bertujuan untuk membina spiritualitas warga dan mempererat ukhuwah antar jamaah.
Ceramah Habib Saleh bin Hasyim Alidrus
Dalam ceramahnya, Habib Saleh menekankan peran penting ibu-ibu dalam kehidupan sehari-hari dan berbagai keistimewaan yang Allah berikan kepada perempuan. Ibu-ibu, dengan segala kesabarannya, mampu menjalankan banyak peran sekaligus dan mendapat penghargaan besar di hadapan Allah SWT. Beliau juga mengingatkan para suami untuk selalu menghargai, mendukung, dan tidak merendahkan perempuan, karena peran mereka sangat mulia.
Habib Saleh juga membahas makna Maulid Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, memperingati Maulid bukanlah untuk menambah kedudukan Nabi, karena Allah sendiri telah meninggikan Nabi Muhammad. Namun, peringatan ini adalah upaya kita meneladani akhlak Rasulullah yang penuh kasih sayang dan pengorbanan demi umatnya. Hingga akhir hayatnya, Nabi Muhammad selalu memikirkan umatnya dan memohon ampunan untuk mereka.
Habib Saleh mengingatkan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah sosok yang mencintai umatnya sepanjang masa, bahkan di hari kebangkitan nanti. Inilah yang membuat kita wajib mencintai, menghormati, dan meneladani Rasulullah dalam setiap aspek kehidupan.
Kusni