CILEGON, [ MNRTV News ] Calon Wali Kota Cilegon Helldy Agustian berkali-kali menegaskan status Cilegon sebagai pintu gerbang Pulau Jawa dan kota terkaya keempat di Indonesia.
Menurut politisi Partai Gerindra itu, Cilegon mempunyai peran yang sangat penting baik secara geografis maupun historis. Namun potensi tersebut tidak diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang sebagian besar berpendidikan tamatan SMP atau paling banyak tamatan SMA,” ujarnya.
Ia menilai ketimpangan pembangunan pendidikan di Kota Cilegon menjadi pemicunya. Memiliki visi untuk mengubah wajah Cilegon, tidak hanya sebagai kota industri, namun juga menjadi kota baru, modern, dan bermartabat. Visi tersebut mulai terbentuk saat ia menjabat Wali Kota Cilegon pada tahun 2021 hingga 2024.
Pria kelahiran 31 Agustus 1970 ini, dia mendirikan berbagai program termasuk pengembangan sumber daya manusia. Empat bulan pertama menjabat sebagai wali kota, dia telah membangun 4 bangunan sekolah menengah pertama di berbagai lokasi
Kami juga memberikan 1,000 beasiswa setiap tahun untuk menyelesaikan studi sarjana mereka. Sekitar 3.000 orang telah menerima beasiswa sejauh ini. Mereka bebas memilih kampus di seluruh Indonesia bahkan ada beberapa orang yang melanjutkan studi ke luar negeri.
Di sektor kesehatan, Helldy menggulirkan pelayanan kesehatan gratis untuk warga melalui Kartu Cilegon Sehat (KCS) dan cukup dengan menunjukkan KTP. Gebrakan Helldy di sektor ekonomi terlihat dengan peningkatan pendapatan daerah dan pemberdayaan UMKM.
UMKM di Kota Cilegon mendapatkan sejumlah bantuan seperti permodalan, NIB dan sertifikat halal HAKI gratis, dan kemudahan lainnya.
Penataan di sektor pendidikan, kesehatan dan ekonomi inilah yang menjadikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Cilegon meningkat menjadi 78,24, skor lebih tinggi dibanding IPM Provinsi Banten bahkan lingkup nasional.
Tidak itu saja, menurut data BPS pada 2020 Kota Cilegon tercatat sebagai kota terkaya keempat di Indonesia dengan PDRB per kapita sekitar Rp 233,02 juta.
Diketahui, jumlah pengangguran dan kemiskinan di Kota Cilegon menurun dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Mengubah Cilegon dari nothing to something tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk kalangan industri.
“Visi kami adalah kolaboratif bersama-sama membangun Kota Cilegon,” kata Helldy disela-sela wawancara dengan pengurus Asistensi Media Nasional (Asmen) dan Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) di Sekber Helldy Alawi, Kota Cilegon, Senin 14 Oktober 2024.
Keberpihakan dan pendampingan UMKM, pendirian training center, pemberian sertifikasi pelatihan guna mencetak bukan hanya tenaga kerja tapi juga wiraswasta. Pembangunan paling pintu kereta setiap tahun, mendirikan MPP atau Mal Pelayanan Publik, ruang publik, dan banyak lagi prestasi Helldy selama tiga tahun menjabat sebagai Wali Kota Cilegon.
Helldy mengaku masih ada program yang belum sempurna karena kendala waktu dan anggaran.
Diketahui, Helldy Agustian menjabat sebagai Wali Kota Cilegon secara efektif hanya 2.5 tahun karena terpotong masa Covid 19.
Ingin menuntaskan janji dan programnya, Helldy kembali mencalonkan diri sebagai Wali Kota Cilegon periode 2024 hingga 2029 berpasangan dengan Alawi Mahmud, Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Cilegon.
“Tujuan kami bagaimana membuat masyarakat Kota Cilegon happy karena membuat orang senang itu berpahala,” Helldy menegaskan.
Ketika kembali terpilih dia berjanji akan memberikan 100 juta per RW, 50 juta per RT per bulan, 5000 sertifikasi keahlian, kenaikan honor guru, 5000 beasiswa full sarjana, transportasi gratis bagi pelajar dan lainnya.
***