Jakarta, [ MNRTV News ] Drama Misteri Horor ‘Tebusan Dosa’ yang mulai menteror Wening dan Tirta seorang poadcaster asal Jakarta, menjadi suguhan kisah yang menyentuh dan perjuangan seorang ibu mencari anaknya yang hilang.
Diceritakan Wening dan Tirta keduanya adalah pendatang, bukan berasal dari tempat dimana lokasi hilangnya Nirmala anak tunggal Wening yang tenggelam akibat kecelakaan tunggal sepeda motor.
Selama pencarian sepuluh hari tidak diketemukan jasad Nirmala disungai oleh tim SAR, kemudian pencarian dihentikan. Mengingat cuaca yang ekstrim tidak mendukung, meneruskan pencarian Nirmala membuat Wening menjadi putus asa dan tidak tau harus berbuat bagaimana cara menemukan anaknya kembali.
Namun berkat saran Bhisma Mulia untuk mendatangkan seorang dukun yang bernama mbah Gowa, Wening menerima saran tersebut. Lalu mengajak masyarakat setempat untuk mengadakan upacara ritual menyucikan sungai.
Kemudian teror mulai menghantui Wening setiap saat, satu persatu mulai dari hantu Uti Yah, hantu suami Wening yang pertama akibat korban terbakar, sampai hantu suami keduanya yang hanyut disungai. Karena perasaan bersalah masalalu Wening terhadap orang-orang dekat yang ia cintai.
Bagaimana kelanjutan cerita film ‘Tebusan Dosa?` saksikan di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai tanggal 17 Oktober 2024.
‘Tebusan Dosa’ dipersembahkan oleh Palari films yang dipimpin Meiske Taurisia dan Muhammad Zaidy adalah terobosan terbaru didunia hiburan tanah air. Dan pernah memenangkan penghargaan tertinggi di festival Film Locarno ke 74.
Sutradara Yosep Anggi Noen ingin menciptakan sebuah nuansa misteri horor yang realistis dan mencekam dengan suguhan yang drama yang menguras emosi penonton.
“Saya ingin penonton merasakan emosi yang kompleks dari karakter Wening, perjuangannya adalah cerminan dari banyak perempuan yang harus berjuang dalam hidup,” kata Sutradara Yosep Anggi Noen.
Rizki Traka