Bekasi, [ MNRTV News ] Kontes Lesbi Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) Rising The Queen akan diselenggarakan pada Kamis, 26 September 2024 berlangsung di Bekasi Junction Mall, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Pemerintah setempat mengadakan rapat koordinasi tentang kegiatan Rissing The Queen di JP Club Bekasi Junction, Senin 24 September 2024 sekira pukul 11.00 WIB.
Direksi Bekasi Junction Cahya Hadi menegaskan, Club JP segera ditutup karena hingga saat ini belum membayar uang sewa dan menunggak. “Kami manager Junction sebagai pemilik gedung sangat menolak manager JP jika akan menyelenggarakan hal yang menyimpang dari norma pancasila,” ujarnya.
“Kami juga meminta pertanggung jawaban dari pihak JP karena dampaknya sangat membuat ricuh di masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Bekasi Timur Fitri Widiati mengatakan, “Kami Muspika Bekasi Timur maupun pemerintah tidak mengijinkan atau menolak kegiatan tersebut, karena tidak sesuai dengan norma- norma. Untuk proses pengurusan perijinan tempat, memang langsung ke dinas terkait karena sistem online. Tetapi kegiatan seperti itu memang tidak akan kami berikan ijin,” tegas dia.
“Kami tiga pilar menjaga kondusifitas, maka dari itu dari management untuk meniadakan kegiatan tersebut,” tutupnya.
Perwakilan dari kepolisian, Wakapolsek Bekasi Timur AKP Subianto menyampaikan, ini menjadi koreksi kami atas kejadian ini, pihak Satpol harus lebih intens maupun sidak dan berkoordinasi dengan tiga pilar, agar kejadian seperti ini dapat kita antisipasi. “Jangan sampai ketika sudah viral baru melakukan tindakan,” tuturnya.
“Kami meminta kegiatan ini dibatalkan karena sangat meresahkan masyarakat, pengelola dapat meninjau kembali perijinan club J Pluto. Kami tiga pilar bersepakat menjaga kondusifitas wilayah dari kegiatan yang menyimpang dari norma,” imbaunya
Perwakilan Ormas Islam Arif K menyampaikan, “Kami meminta ijin JP ini dicabut dan kegiatan harus dibubarkan, saat ini bekasi sedang berduka atas kejadian anak-anak muda kita karena aksi tauran”. Namun saat ini malah mau ada kegiatan LGBT yang jelas ini melanggar moral, ini jelas merusak generasi kita. “Kami akan lakukan tindakan tegas, saat ini kami juga berupaya untuk meredam massa yang sudah siap untuk melakukan penggerudukan ke lokasi,” tandasnya.
Perwakilan WaDanramil 03/Teluk Pucung Kapten Inf Budi Kiswanto menyampaikan, kami meminta kegiatan ini di batalkan, dan management J Pluto tidak melanjutkan kegiatan ini. “Meyakinkan masyarakat kegiatan ini tidak dilaksanakan, mengingat saat ini sudah masuk proses Pilkada dan ini untuk menjaga kondusifitas Kota Bekasi,” ucapnya.
“Sekali lagi saya mengingatkan yang menjadi tuntutan masyarakat harus dilaksanakan,” menambahkan.
Kemudian, Manager J Plato Purwanto menyampaikan, permohonan maaf atas keresahan yang terjadi. Kami membatalkan kegiatan tersebut dan tidak akan dilaksanakan. Karena flyer dan kegiatan tersebut dari komunitas dan pihak sponsor kegiatan.
“Pihak management J Pluto Purwanto membuat video dan surat pernyataan, membatalkan kegiatan tersebut di saksikan langsung oleh unsur tiga pilar dan management Bekasi Junction,” tandasnya.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri Camat Bekasi Timur Fitri Widiati, Wadanramil 03/TP Kapten Inf. Budi Kiswanto, Wakapolsek Rawalumbu AKP. Subianto, General Manager Mall Bekasi Junction Cahya Adhi Kristanto, Kanit Intel Polsek Rawalumbu AKP. Edi, Kanit.Intel Polres Metro Bekasi Kota IPTU Harjito, MP. Kecamatan Bekasi Timur Budiono, Koordinator Satpol PP Anggi, Manager JP Club Purwanto, Tokoh Pemuda Arif Kusnendar, Babinsa Margahayu Sertu Suwito, Sertu Isa, Bhabinkamtibmas BRIPKA Jamal Lulail dan Chif Security Mall Bekasi Junction Nuryadi.
(Iwan)