Indramayu, [ MNRTV News ] Pondok Pesantren (ponpes) Al Zaytun yang sempat viral rupanya tercatat sebagai pesantren terbesar dan modern se- Asia Tenggara, dikutip dari laman kompas.com.
Tak hanya itu, ponpes Al Zaytun terdapat Masjid Rahmatan Lil – Alamin yang sangat besar berukuran 99 x 99 meter bisa menampung sekitar 70.000 jemaah.
Semua yang ada di sekitar ponpes Al Zaytun terlihat megah dan kokoh bangunannya, jalannya pun sudah tertata rapih tidak ada yang rusak.
Akan tetapi, berbeda dengan jalan yang ada diluar ponpes Al Zaytun disana masih banyak yang rusak dan berlobang.
Dilansir dari akun YouTube QUOTIENT TV, Adv Hamdani mengatakan jalan menuju kepusat Pendidikan Al Zaytun tidak layak. “Saya berkali-kali melewati jalur Gaza (Gantar Al Zaytun), jadi yang namanya Gaza itu jalurnya berlubang jalan menuju kepusat Pendidikan Al Zaytun seperti perang di Gaza hancur,” ucap Hamdani, dikutip MNRTV News, Kamis (30/5) malam.
Saya sangat prihatin ada jalan seperti ini yang rusak sangat parah di jalan Gantar arah ponpes Al Zaytun. “Tolong kepada Bupati Indramayu jalan rusak di Gantar agar segera diperbaiki, sudah bertahun-tahun tidak pernah dibangun jalan Gantar arah ponpes Al Zaytun,” tegasnya.
“Kasihan… Guru santri, para pekerja mereka melewati jalur Utara. Jalannya hancur, ada yang kepeleset motornya jatuh kekubangan. Bahkan mobil LQ (Lexus) yang saya naiki ketika lewat jalan Gantar nyangkut pas ada lubang,” ucap Hamdani dalam podcastnya.
Al Zaytun adalah pemberi pajak yang terbesar di Indramayu, jika tidak segera diperbaiki saya lewat pakai seragam LQ mandi lumpur akan bawa media sambil meliput,” kritik Hamdani kepada pemerintah Kab. Indramayu.
Kita mohon kepada pemerintah Kabupaten Indramayu untuk membangun infrastruktur jalan yang menuju Gantar Al Zaytun, karena sangat-sangat rusak dan memprihatinkan.
Editor: Nuriman, MNRTV News
Sumber: YouTube QUOTIENT TV