Jakarta, [ MNRTV News ] Kasus pembunuhan Vina Cirebon tak kunjung usai, viral di media massa bahkan dijadikan sebagai film di layar lebar. Nyatanya Film Vina: Sebelum 7 Hari hingga saat ini ramai di tonton sampai 4-5 juta penonton.
Kasus Vina menjadi sorotan publik bahkan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea geram dengan kasus ini yang sudah lama dari tahun 2016 silam.
Hotman Paris juga meminta kepada pihak kepolisian untuk segera menyelesaikan kasus ini dan memberikan keadilan bagi Vina dan keluarganya, dilansir dari akun @hotmanparisofficial.
Tidak hanya Hotman Paris, dilansir dari laman wartakotalive.com Pakar Hukum Universitas Indonesia (UI), Aristo Pangaribuan kasus Pembunuhan Vina Cirebon menilai pihak kepolisian tidak profesional dalam menangani kasus pembunuhan Vina Dewi (16) dan Muhammad Rizky (Ekky).
Sementara itu, dari anggota Komisi III DPR Muhammad Nasir Djamil juga menanggapi kasus Pembunuhan Vina Cirebon. “Saya sendiri (merasa) kasus 2016 ini sampai sekarang seperti baru terungkap. Saya juga sempat melihat di TV swasta bahwa yang bersangkutan si Pegi kalau tidak salah mengatakan dia bukan pelakunya dan dia siap rela mati,” kata dia dilansir dari laman tempo.co, Senin, 27 Mei 2024.
Diketahui kasus Pembunuhan Vina belum lama ini tertangkap Pegi Setiawan alias Perong. Polisi masih terus memburu dua pelaku daftar pencarian orang (DPO) yang sejak 2016 belum tertangkap.
Publik lalu menyoroti sosok kapolres yang menangani kasus pembunuhan Vina dan Eky pada 2016 di Cirebon. Dia adalah Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar yang saat itu menjabat kapolres Cirebon Kota. Adi yang saat itu berpangkat AKPB memimpin Polres Cirebon Kota pada periode 2016-2018.
Dilansir dari laman beritasatu, Adi Vivid yang saat ini menjabat wakapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan anak mantan kapolri Jenderal Pol (purn) Da’i Bachtiar di era Presiden Megawati Soekarnoputri. Adi Vivid juga merupakan adik kandung Bupati Indramayu 2021-2024 Nina Agustina.
Lulusan Akpol 1998 itu pernah memperoleh tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya dari Presiden Joko Widodo, Juli 2023. Penyematan tanda kehormatan itu dilakukan oleh Presiden Joko Widodo di Stadion Utama GBK, Jakarta saat HUT ke-77 Bhayangkara.
Sebelumnya menduduki posisi sekarang, Adi Vivid menjabat sebagai direktur tindak pidana siber (dirtipidsiber) Bareskrim Polri. Pria kelahiran 2 Agustus 1977 ini merupakan sosok jenderal polisi termuda yang juga pernah menjadi ajudan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2019 silam.